Mayat Mengapung di Jembatan Triping

untitled

Kendari, Kp, Jasad manusia kembali di temukan di kawasan Jembatan Triping, Kendari. Teranyar, kemarin sekitar pukul 13.45 Wita, warga dihebohkan penemuan sosok tak bernyawa berjenis kelamin laki-laki tanpa busana dalam kondisi mengapung. Kuat dugaan, lelaki itu korban pembunuhan. Disekitar leher dan punggung korban yang belum diketahui identitasnya itu terlihat luka lebam membiru seperti bekas pukulan benda tumpul. Polisi sampai saaat ini kebingungan dengan jasad yang diprediksi tewas lebih dari 24 jam itu.
Pasalnya, di lokasi penemuan jasad lelaki yang diperkirakan berusia 40 tahun itu, polisi tak menemukan tanda-tanda benda atau alat bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh. Namun kejanggalan nampak di tubuh korban. Di Tangan korban tampak ada beberapa sayatan yang diduga bekas luka benda tajam. Bukan hanya itu saja, disekitar pinggang nampak luka. Sayangnya polisi belum berani menyimpulkan apakah jasad itu korban pembunuhan atau tidak karena aparat keamanan kemarin hanya membawa jasad lelaki itu tanpa melakukan visum.

Harisman (23) saksi di lokasi kejadian mengatakan, Ia bukan orang pertama yang menemukan mayat tersebut, melainkan nelayan yang sedang memancing dan tiba-tiba kaget saat melihat jasad mengapung melintas di samping tali kailnya. Spontan, nelayan yang memancing ikan itu kaget dan berteriak. “Saya datang dan memastikan apakah betul ada mayat atau tidak,” ceritanya, kemarin.
Saksi yang berdomisili di Lalonggasumeeto, Konawe itu akhirnya memanggil rekan kerjaya yang tidak jauh dari lokasi penemuan jasad lelaki tanpa busana tersebut. Awalnya Ia takut menarik mayat itu sendirian. Akhirnya ia pun lalu memanggil temannya membantu.
Dari Informasi yang dihimpun hingga saat ini, mayat tanpa identitas itu berasal dari arah pantai namun karena air sementara pasang, sehingga terseret hingga Jembatan Triping. Namun sayang nelayan yang pertama kali menemukan jasad itu memilih kabur.Karena saat dicari aparat kepolisian untuk mendapatkan informasi , Ia sudah tak berada di Lokasi penemuan mayat.

Mayat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi mengetahui penyebab kematian. Kapolsek mandonga, Kompol Danang Kuswoyo yang berusaha dikonfirmasi enggan berkomentar, karena meskipun penemuan mayat berada di Wilayahnya namun kasus tersebut telah ditangani pihak Polres Kendari. “Kasus ini langsung ditangani Polres Kendari.” singkatnya. Meskipun mayat tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, namun pihak rumah sakit belum bisa melakukan otopsi, dengan alasan belum ada keluarga korban yang menyetujui dilakukannya pemeriksaan itu. “Namun jika keluarga korban merasa kehilangan tak kunjung datang maka pihak rumah sakit harus menunggu izin dari Polres Kendari,” jelas Kabiddokkes Polda Sultra melalui Kasubdit Dokter Polisi (Dokpol), Kompol Arief Gunawan, kemarin

Penemuan Mayat di Jembatan Triping source: @jennyseha

sumber:Kendari Pos edisi 2 Februari 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>